Disini saya akan membahas tentang remaja mesjid di Mesjid Al-Anshor. Seperti yang kita ketahui bahwa remaja zaman sekarang tidak mempedulikan yang namanya beribadah, hanya dikit sebagian remaja yang masih memperdulikan mesjid di sekitar rumahnya. Saya sebagai salah satu dari remaja mesjid sendiri bangga menjadi bagian dari remaja mesjid, kenapa? Karena salah satu yang terpenting adalah SILATURAHMI antar sesama muslim. Kita juga punya aktivitas sendiri kaya mengaji bersama, membuat sebuah sekolah agama untuk anak-anak, membuat acara islami setiap perayaan Islam,dan lain sebagainya. Di sini juga kita lebih bisa mengetahui satu sama lain, bertukar pikiran, kerasa banget rasa kekeluargaannya. Kita sebagai orang muslim harus lebih mengejar akhirat, setelah akhirat dikejar, insyaAllah pasti dunia pun akan mengikuti. SAATNYA REMAJA MEMAKMURKAN MESJID.
Indah's Blog
It's blog about art and what I got in my college. Ini adalah blog yang simple banget, bisa dimengerti sama kalian para reader yg bingung belum ada inspirasi tentang apapun. You can check this blog. Kalo ada saran dan kritik, bisa langsung comment dan dengan senang hati penulis bakal menerima dan memperbaiki yang salah. Thanks before. Enjoy!
Senin, 11 Mei 2015
Minggu, 30 Juni 2013
Rabu, 01 Mei 2013
My New Day Part 10
Ada dimana ini? aku dirawat? apa yang terjadi ? Aduh kaki terasa sakit, dan apa aku masih memejamkan mata?
"Indah !! indah !! Apa kmu dengar aku?" suara di sana membuatku tersadar, dan membuka mataku. Untunglah! dikira aku sudah buta
"hmmm" terasa sangat pusing sehingga aku cuma bisa mengerung.
"indah, ini aku Hari. Aku khawatir kamu kenapa-napa gara-gara kamu ngebut terus tiba-tiba jatuh."
"hah? masa aku cuma jatuh doang bisa sampe masuk rumah sakit"
"iya, kamu jatuh garagara ada mobil yang samasama ngebut, untung dia agak ngerem walaupun sepertinya mendadak"
"oh gitu"jawabku ringan
"kamu cuma bilang itu aja?" bentaknya
"iya, aku pengen pulang, ngapain di sini? cuma buang-buang waktu. Ngomong-ngomong motor aku mana?"
"jangan mikirin masalah itu, sama aku udah diurus, kamu tenang aja. Kamu cuma harus istirahat dulu di sini"pintanya dengan sangat lembut. Jujur ya!aku gasuka sama cowo yang sok perhatian dan sok lembut kaya gitu, jijik!
"aku gamau!! aku pengen tetep pulang!" bantahku sambil mencoba untuk lepas dari kasur yang mengerikan ini "AW! kakiku sakit banget! kaki aku kenapa sih?!" sambungku. Aku sudah bermikir macam-macam soal ini.
"Kakimu terkilir ketika kamu jatuh dari motor, jadi kamu pasti mau ke sekolah kan? kamu harus memakai tongkat ini" dia mengasihiku tongkat yang membuatku sangat lemah. Sebel sebel sebel !!! kenapa harus ada acara seperti ini segala? Gabisa caper kan -___- *eh.
"Indah !! Indah !!" teriak balik pintu dan ada caca? dan...... ilham??
My New Day Part 9
Yap menyebalkan sekali kalo lagi senang-senang, malah ada kejadian yg tidak mengenakan, kaya aku ini malah tiba-tiba pusing. Tapi gapapa deh, tadi aku dianterinnya sama hari. Ampuuuunnn kaya mimpi aja dianter sama dia. Oke lah sekarang saatnya tidur ajaaa, moga pas bangun udah ga pusing lagi.
Esok harinya
"mah, kayaknya aku ga bakal sarapan dulu yah, aku mau langsung berangkat aja. Love you mah" sambil nyamperin ke mamah dan menciumnya.
"eh kamu itu yah! yaudah hati-hati di jalan"
wuuussss aku langsung pake motor kesayanganku, walaupun aku punya sopir pribadi, tapi aku lebih suka pake motor, lebih asik ! lebih ada sensasinya haha
tapi di jalan aku ngeliat si Hari sama Ayu, yaaa mungkin mereka pacaran, abisnya mereka romantis banget, dan sialnya aku berada di lampu merah, dan mereka di sebelahku, bayangin dong, gimana ga envy. Hari melihatku dan dia tersenyum, aku bales tersenyum seadanya. Dalam hati berfikir andai aku bisa menjadi Ayu. Untung lampu merahnya tidak terlalu lama jadi aku bisa langsung selap selip nyusul kendaraan lain sebelum mereka nyampe duluan.
SSSIIIYYYUUNNGG !! aku langsung tancap gas dan langsung kerjakanapa yg tadi aku pikirkan.
Tiba-tiba BRRUUKK !! semua menjadi gelap begitu saja!
SSSIIIYYYUUNNGG !! aku langsung tancap gas dan langsung kerjakanapa yg tadi aku pikirkan.
Tiba-tiba BRRUUKK !! semua menjadi gelap begitu saja!
Sabtu, 27 Oktober 2012
My New Day Part 8
Ternyata dia caca, ngapain dia ada di sini
"Taraaaaaa, keren kan aku" kata caca
"sok misterius banget sih kamu"
"di kira aku cowo padahal si caca" fikirku
saat perjalanan kita pun ke puncak, okeeee pemandangan yang sangat indah dan sejuk. eh tapi kenapa aku dibawa ke sini ?
"akhirnya sampai juga di sini"
"eh kalian mau bawa aku kemana?"
"aku mau bawa kamu ke seseorang yang kamu suka" kata ilham sinis
"hah? siapa ?" kataku histeris
"hai indah, masih inget aku ?"
yaaa dari suaranya aku udah tau kalo dia itu Hari. Aku ga berani berbalik arah, saat itu juga aku kaku, gatau harus ngapain, degdegan, shock, seneng jadi satu. Tiba-tiba tangan dia pegang pundak aku
"indah liat aku" kata Hari
terpaksa aku ngeliat dia. Dan jeng jeng aku terkejut dia berubah jadi badut
"hah ? Hahaha ini beneran kamu ?"
"Taraaaaa" candanya sambil ngelikitikin aku
aaaa dari situ kita bercanda bareng, pengennya gamau berakhir deh saat saat kaya gini tapi lama kelamaan jadi pusing sendiri.
"Indah kamu gapapa?" tanya Hari
"gapapa, cuma pusing sedikit" jawabku
"yaudah kita pulang aja"tawar Ilham, aku cuma mengangguk berarti setuju
Akhirnya kita pun pulang
"maaf ya aku ngacauin acara ini, terimakasih banget buat hari ini"kataku lemes
"iya tenang aja indah, yang penting kamu sekarang pulang ya istirahat" saran caca
"Taraaaaaa, keren kan aku" kata caca
"sok misterius banget sih kamu"
"di kira aku cowo padahal si caca" fikirku
saat perjalanan kita pun ke puncak, okeeee pemandangan yang sangat indah dan sejuk. eh tapi kenapa aku dibawa ke sini ?
"akhirnya sampai juga di sini"
"eh kalian mau bawa aku kemana?"
"aku mau bawa kamu ke seseorang yang kamu suka" kata ilham sinis
"hah? siapa ?" kataku histeris
"hai indah, masih inget aku ?"
yaaa dari suaranya aku udah tau kalo dia itu Hari. Aku ga berani berbalik arah, saat itu juga aku kaku, gatau harus ngapain, degdegan, shock, seneng jadi satu. Tiba-tiba tangan dia pegang pundak aku
"indah liat aku" kata Hari
terpaksa aku ngeliat dia. Dan jeng jeng aku terkejut dia berubah jadi badut
"hah ? Hahaha ini beneran kamu ?"
"Taraaaaa" candanya sambil ngelikitikin aku
aaaa dari situ kita bercanda bareng, pengennya gamau berakhir deh saat saat kaya gini tapi lama kelamaan jadi pusing sendiri.
"Indah kamu gapapa?" tanya Hari
"gapapa, cuma pusing sedikit" jawabku
"yaudah kita pulang aja"tawar Ilham, aku cuma mengangguk berarti setuju
Akhirnya kita pun pulang
"maaf ya aku ngacauin acara ini, terimakasih banget buat hari ini"kataku lemes
"iya tenang aja indah, yang penting kamu sekarang pulang ya istirahat" saran caca
Jumat, 26 Oktober 2012
Jenis Narasi: Rapuh (cerpen dari lagu rapuh-agnes)
Aku lagi ada di taman yang mengingatkan ku ke sahabat aku yang lagi menjalani pengobatan di Singapura gara-gara suatu kecelakaan.
Saat itu pagi yang cerah untuk awal pergi ke sekolah.
"tiiinn tiiinn" suara klakson berbunyi.Sudah ada yang nunggu aku di luar
"maaaahh, Wini berangkat sekolah dulu. Assalamu'alaikum" salamku
"waalaikum salam. Hati-hati ya" kata mamahku
Akupun pergi ke sekolah dengan ayahku. Saat di tengah perjalananku aku melihat sahabatku yang aku suka, Willy dan dia sama pacarnya. Lumayan sakit tapi memang resiko jika jadi penggemar rahasia dia.
Sampailah aku di sekolahku tercinta. Aku melihat Willy sama pacarnya jalan mendahului aku dan seketika Willy pun berhenti dan dia nyuruh pacarnya itu agar duluan ke kelas. Willy pun menghampiri aku dan menyapaku
"Besok kita main yuk di taman" kata Willy.
"Oh oke, tapi gak apa-apa sama pacar kamu?"
"Iya tenang lah. Besok sore yah"
Kebesokan harinya. Aku pergi ke taman duluan tapi dia tidak ada. Aku tunggu dia sampai malam tapi dia tetap tidak datang. Disms tapi ga di bales.
"Willy ngerjain aku kali yah" marahku. Saat ditelepon, ada yang ngangkat tapi bukan suara dia.
"Hallo, ini temannya korban yah?" tanya suara yang disebrang
"Hah ? Korban ? Maksudnya apa ? Willy mana ?"
"Nak Willy kecelakaan, dia sedang di ICU"
Oke hanya mendengar dia kecelakaan saja hati aku sakit dan mulailah aku menangis di taman. Dan karena ada suatu penyakit yang emang parah. Dia terpaksa di rawat di luar negeri. Aku harus kehilangan dia untuk waktu yang lama, demi kesehatan dia. Oleh karena itu aku bikin video yang disana aku bernyanyi lagu Rapuh.
"Sebab ku sayang dia. Sebabku kasihi dia. Sebab ku tak rela. Tak selalu bersama. Ku rapuh tanpa dia seperti kehilangan arah"
Semoga dengan video itu, dia bisa ingat aku terus dan mungkin membuat dia sembuh. Aku sangat ingin dia kembali. Gak ada dia tuh hari-hari terasa hampa. Aku pun menangis gara-gara membayangkan Willy saat itu.
"Kok kamu nangis? Karna kamu sendiri?" aku kaget dan suara itu adalah Willy yang sekarang sudah menjadi dewasa, membuat rinduku menghilang.
"Willy!!!!" teriakku sambil menghampiri dan memeluk dia.
"Akhirnya kamu kembali juga" sambungku
"Aku sembuh karna kamu, makasih atas semua, termasuk videonya. Ternyata kamu orang yang paling berarti buat aku. Aku datang ke sini buat melamar kamu. Will you be mine forever?" pernyataan dia bikin aku shock berat.
"Aku mau Willy" akhirnya aku bersama dia selamanya. Ini lah yang aku nanti. Willy dan Wini
Saat itu pagi yang cerah untuk awal pergi ke sekolah.
"tiiinn tiiinn" suara klakson berbunyi.Sudah ada yang nunggu aku di luar
"maaaahh, Wini berangkat sekolah dulu. Assalamu'alaikum" salamku
"waalaikum salam. Hati-hati ya" kata mamahku
Akupun pergi ke sekolah dengan ayahku. Saat di tengah perjalananku aku melihat sahabatku yang aku suka, Willy dan dia sama pacarnya. Lumayan sakit tapi memang resiko jika jadi penggemar rahasia dia.
Sampailah aku di sekolahku tercinta. Aku melihat Willy sama pacarnya jalan mendahului aku dan seketika Willy pun berhenti dan dia nyuruh pacarnya itu agar duluan ke kelas. Willy pun menghampiri aku dan menyapaku
"Besok kita main yuk di taman" kata Willy.
"Oh oke, tapi gak apa-apa sama pacar kamu?"
"Iya tenang lah. Besok sore yah"
Kebesokan harinya. Aku pergi ke taman duluan tapi dia tidak ada. Aku tunggu dia sampai malam tapi dia tetap tidak datang. Disms tapi ga di bales.
"Willy ngerjain aku kali yah" marahku. Saat ditelepon, ada yang ngangkat tapi bukan suara dia.
"Hallo, ini temannya korban yah?" tanya suara yang disebrang
"Hah ? Korban ? Maksudnya apa ? Willy mana ?"
"Nak Willy kecelakaan, dia sedang di ICU"
Oke hanya mendengar dia kecelakaan saja hati aku sakit dan mulailah aku menangis di taman. Dan karena ada suatu penyakit yang emang parah. Dia terpaksa di rawat di luar negeri. Aku harus kehilangan dia untuk waktu yang lama, demi kesehatan dia. Oleh karena itu aku bikin video yang disana aku bernyanyi lagu Rapuh.
"Sebab ku sayang dia. Sebabku kasihi dia. Sebab ku tak rela. Tak selalu bersama. Ku rapuh tanpa dia seperti kehilangan arah"
Semoga dengan video itu, dia bisa ingat aku terus dan mungkin membuat dia sembuh. Aku sangat ingin dia kembali. Gak ada dia tuh hari-hari terasa hampa. Aku pun menangis gara-gara membayangkan Willy saat itu.
"Kok kamu nangis? Karna kamu sendiri?" aku kaget dan suara itu adalah Willy yang sekarang sudah menjadi dewasa, membuat rinduku menghilang.
"Willy!!!!" teriakku sambil menghampiri dan memeluk dia.
"Akhirnya kamu kembali juga" sambungku
"Aku sembuh karna kamu, makasih atas semua, termasuk videonya. Ternyata kamu orang yang paling berarti buat aku. Aku datang ke sini buat melamar kamu. Will you be mine forever?" pernyataan dia bikin aku shock berat.
"Aku mau Willy" akhirnya aku bersama dia selamanya. Ini lah yang aku nanti. Willy dan Wini
Kamis, 25 Oktober 2012
example dialogue of symphaty expression
hello guys, I'll give you example dialogue of symphaty expression. Hopefully, this blog will useful for anything check this out.
A : Hi, you look so sad, what's up ?
B : I've lost my job
A : I'm sorry to hear that
B : Now, I don't know how to look for another job in the city
A : I will help you if you want. I have someone that I know
B : Serious ?
A : Yes, I will give you that job but it's marketing
B : No problem, Thank you, you're my everything
A : Don't say that to me. You're welcome
B : Why?
A : I was amused to hear that
B : I'm just joking
A : Yeah I know
That's all for me, sorry I just share you this.
I wish I can share you better than this. Thank you
A : Hi, you look so sad, what's up ?
B : I've lost my job
A : I'm sorry to hear that
B : Now, I don't know how to look for another job in the city
A : I will help you if you want. I have someone that I know
B : Serious ?
A : Yes, I will give you that job but it's marketing
B : No problem, Thank you, you're my everything
A : Don't say that to me. You're welcome
B : Why?
A : I was amused to hear that
B : I'm just joking
A : Yeah I know
That's all for me, sorry I just share you this.
I wish I can share you better than this. Thank you
Langganan:
Postingan (Atom)




