Minggu, 12 Februari 2012

Makalah: Dampak pemantapan terhadap Menurunnya konsentrasi belajar Di Smpn 2 kota sukabumi

Dampak pemantapan terhadap Menurunnya konsentrasi belajar Di Smpn 2 kota sukabumi

Bab 1. Pendahuluan
Ø Latar Belakang
Salah satu persiapan yang sangat menunjang kesuksesan UN adalah pemantapan. Pemantapan yang dilaksanakan pada jam 6 pagi di SMPN 2 Kota Sukabumi. Adapun kegiatan ini menjadi bermanfaat karena dapat mempersiapkan diri untuk UN yang semakin mendekat. Namun kenyataannya siswa belum siap karena harus bangun lebih awal dan kebanyakan siswa selalu bangun siang dan selalu tidur malam, sehingga penulis menentukan judul penulisan ilmiah ini.
Ø Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis merumuskan masalah ilmiah ini sebagai berikut :
1.     Apa manfaat pemantapan bagi siswa ?
2.    Mengapa tidak sesuai dengan apa yang diharapkan ?
3.     Bagaimana konsentrasi belajar siswa saat pemantapan ?
Ø Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penulisan ini adalah :
1.     Untuk mengetahui manfaat bagi siswa
2.    Untuk mengetahui sebab mengapa tidak sesuai harapan
3.    Untuk mengetahui konsentrasi belajar di kelas
Ø Manfaat Penelitian
Penelitian ini memiliki manfaat sebagai berikut :
1.     Khususnya bagi penulis agar mendapatkan nilai untuk mata pelajaran B.Indonesia
2.    Secara umum bahwa penelitian dampak pemantapan terhadap menurunnya konsentrasi belajar siswa SMPN 2 Kota Sukabumi sebagai karya ilmiah yang bisa dipertanggung jawabkan
3.    Untuk pembaca diharapkan dapat menjadi tambahan informasi
Ø Objek Penelitian
Penelitian ini penulis lakukan di kelas IX D SMPN 2 Kota Sukabumi pada tanggal 18 Januari 2012 sampai 6 Februari 2012 dengan biaya Rp. 15.000 ,-
1
Bab 2. Landasan teori
Untuk menguji keilmuan, penulis mengambil sumber dari www.google.com tentang “Dampak Pemantapan” yaitu :
1.     Jenuh dengan kegiatan pemantapan
2.    Tidak konsentrasi
3.    Payah setelah belajar setengah hari
Dan untuk teori “Menurunnya Konsentrasi Belajar” penulis mengambil dari www.google.com yaitu :
1.     Perbedaan fisiologis, seperti rasa lapar & haus
2.    Perbedaan rasa aman, baik secara mental, fisik, dan intelektual
3.      Perbedaan kasih sayang atau afeksi




Bab 3. Metodelogi dan teknik penulisan
            Adapun penelitian ini penulisan menggunakan teknik sebagai berikut :
1.     Observasi untuk menemukan masalah
2.    Wawancara untuk menggali informasi dari narasumber
3.    Test tulis menentukan kesimpulan
4.    Kajian Pustaka sebagai landasan teori keilmuan





2

Bab 4. Pembahasan

4.1.Observasi

            Berdasarkan observasi, maka penulis menentukan objek penelitian yaitu :
1.     Nama                : Septiyani Gayatri
Umur                : 14 tahun
Jenis Kelamin    : Perempuan
2.    Nama                : Ristania Fidyani Hidayat
Umur                : 14 tahun
Jenis Kelamin    : Perempuan
3.    Nama                : Anggry Tri Hernizar
Umur                : 14 tahun
Jenis Kelamin    : Perempuan
Ketiga objek penelitian tersebut diduga bahwa mereka memiliki prilaku suka mengantuk di dalam kelas.
4.2.Wawancara
            Penulis membuat pertanyaan untuk ketiga objek penelitian yaitu :
1.     Apa pengaruh dari pemantapan ?
2.    Kapan kamu suka berangkat dari rumah saat pemantapan ?
3.    Apa yang membuat kamu mengantuk di kelas ?
4.    Apakah bisa diserap pelajaran yang diajarkan ?
5.    Menurut kamu, bagaimana caranya agar mencegah tidur di kelas ?
Berdasarkan hasil wawancara dari ketiga narasumber tersebut. Pemantapan bisa melatih kita untuk menjelang UN dan membuat kita kurang tidur. Rata-rata berangkat jam 5.30. Karena kurang tidur dan harus bangun shubuh, jadi mereka selalu mengantuk di kelas.

3
4.3.Test Tulis
            Berdasarkan www.google.com . Ternyata harapan tidak selalu sesuai dengan kenyataan. Fenomena Degradasi Pemantapan mulai menyentuh sebagian besar siswa. Berbagai alasan muncul, seperti jenuh dengan kegiatan pemantapan mulai menyentuh sebagian besar siswa. Berbagai alasan pun muncul, seperti jenuh dengan kegiatan pemantapan, payah setelah belajar setengah hari penuh, tidak berkonsentrasi, pelaksanaan pemantapan yang monoton, dll. Apapun alasannya, semua itu menjadi bukti bahwa telah terjadi degradasi motivasi, hancurnya kepercayaan, dan pesimis terhadap penyelenggaraan pemantapan.

4.4.Kesimpulan
            Berdasarkan penelitian penulis tentang pemantapan, dapat disimpulkan bahwa kebanyakan siswa jenuh dengan pemantapan dan karena pemantapan juga siswa menjadi pesimis terhadap penyelenggaraan pemantapan.
Bab 5. Penutup
            Penulis akhirnya mengambil kesimpulan dari penelitian ini adalah kebanyakan siswa jenuh dengan pemantapan dan karena pemantapan juga siswa menjadi pesimis terhadap penyelenggaraan pemantapan. Adapun saran yang akan penulis anjurkan adalah apapun yang dipelajari dalam pemantapan tersebut, kita harus terima apalagi jika saat pagi-pagi, lebih masuk ke otak. Apabila kita lupa pelajaran yang lalu, kita dapat menanyakannya kepada guru tersebut.

5 komentar: